Wika Realty IPO Saham Juni 2020, Target Dana Rp 3 Triliun

0
Ilustrasi Wika Realty (Beritasatu.com)

Jakarta, Marketmover – PT Wijaya Karya Realty diharapkan menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham pada Juni 2020. Total dana yang diraup anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (Wika) itu diprediksi Rp 2-3 triliun.

Dalam laporan hasil pertemuan May Bank Kim Eng Sekuritas dan manajemen Wika tertanggal 29 Januari 2020 disebutkan, dana hasil IPO akan digunakan Wika Realty untuk membiayai proyek transit oriented development (TOD) di proyek kereta cepat (high speed rail/HSR) Jakarta-Bandung, terutama untuk akuisisi lahan.

“Ini akan positif bagi Wika, karena bakal mengurangi beban ke neraca, meski saat ini DER Wika terendah dibandingkan para pesaing. Alhasil, ruang Wika untuk menggenjot kontrak baru tahun ini terbuka lebar,” tulis Kim Eng.

Di sisi lain, broker itu memprediksi proyek HSR akan menghasilkan kas negatif dalam tujuh tahun awal beroperasi, seiring tingginya depresiasi. Maka dari itu, KCIC, operator HSR berencana menyewakan tanah ke perusahaan properti agar meraih pendapatan berkelanjutan.

Kim Eng percaya, langkah itu bisa mengurangi tekanan ke arus kas saat HSR beroperasi. Dalam jangka panjang, kombinasi HSR dan TOD bakal memicu IRR lebih tinggi, sehingga masa pengembalian proyek ini berkurang dari 47 tahun menjadi 37 tahun.

Kim Eng memprediksi pendapatan Wika tahun ini mencapai Rp 38,5 triliun, naik dari estimasi tahun lalu Rp 30,7 triliun. Laba bersih diprediksi mencapai Rp 2,1 triliun, stabil dari proyeksi 2019.

Kim Eng merekomendasikan buy saham WIKA dengan target harga Rp 2.500 untuk 12 bulan ke depan. Kemarin, saham WIKA turun 2,7% ke level Rp 1.930. (mm2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here