Yenny Wahid Dinilai Mumpuni sebagai Komisaris Garuda

0
Yenny Wahid (foto: nu.or.id)

Jakarta, Marketmover – Menteri BUMN Erick Thohir menilai Yenny Wahid yang masuk dalam jajaran komisaris baru PT Garuda Indonesia Tbk sebagai figur perempuan yang mumpuni. Sementara itu, posisi direktur utama diisi oleh Irfan Setiaputra.

“Khusus untuk Ibu Yenny Wahid, figur perempuan yang sangat mumpuni,” ujar Erick Thohir dalam keterangan resminya di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Rabu (22/1/2020).

Erick mengatakan bahwa Yenny Wahid merupakan komisaris independen dan perwakilan publik yang dapat dipercaya.

Politisi Yenny Wahid ditetapkan sebagai Komisaris Independen baru Garuda Indonesia dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Yenny Wahid merupakan putri almarhum Presiden ke-4 Republik Indonesia Abdurrahman Wahid dan dikenal juga sebagai politisi.

Mengutip laman Wahid Foundation, Yenny merupakan direktur lembaga yang semula bernama Wahid Institute itu. Mantan wartawan surat kabar Australia, The Sydney Morning Herald dan The Age ini merupakan lulusan Universitas Harvard Kennedy School of Government, dengan gelar master dalam Administrasi Publik.

Pada 20016, ia diangkat sebagai anggota staf khusus Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono untuk bidang komunikasi politik, sebelum meninggalkan posisi itu setahun kemudian untuk berkonsentrasi pada pekerjaannya dengan masyarakat akar rumput. Pada 2009, Yenny dinobatkan sebagai salah satu penerima penghargaan Young Global Leaders oleh World Economic Forum, bersama dengan orang-orang seperti Tiger Woods dan Mark Zuckenberg. Saat ini, Yenny menjadi pemimpin Global Council on Faith.

Selain Yenny, RUPSLB Garuda Indonesia juga menetapkan komisaris independen baru lainnya yakni Peter F Gontha dan Chairal Tanjung sebagai wakil komisaris utama. Posisi komisaris utama diisi oleh mantan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf menggantikan Sahala Lumban Gaol.

Sedangkan posisi Direktur Utama baru Garuda Indonesia ditempati oleh mantan Direktur Utama PT Inti Irfan Setiaputra menggantikan Ari Ashkara yang dicopot akibat skandal Harley.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh pimpinan sidang RUPSLB yakni Sahala Lumban Gaol, didampingi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko yang baru Fuad Rizal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Marketmover, susunan manajemen Garuda Indonesia terdiri atas;

Dewan Komisaris

  1. Komisaris Utama: Triawan Munaf
  2. Wakil Komisaris Utama: Chairal Tanjung
  3. Komisaris Independen : Yenny Wahid
  4. Komisaris Independen: Elisa Lumbantoruan
  5. Komisaris : Peter Gontha

 

Dewan Direksi

  1. Direktur Utama : Irfan Setiaputra
  2. Wakil Direktur Utama : Dony Oskaria
  3. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko : Fuad Rizal
  4. Direktur Operasi : Tumpal Manumpak Hutapea
  5. Direktur Human Capital : Aryaperwira Adileksana
  6. Direktur Teknik : Rahmat Hanafi
  7. Direktur Layanan, Pengembangan Usaha, dan IT : Ade R Susardi
  8. Direktur Niaga dan Kargo : M Rizal Pahlevi

(mm1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here