Akuisisi Pinehill Malah Rusak Saham Indofood

0
Ilustrasi Indofood (Industry.co.id)

Jakarta, Marketmover – PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) ditawari untuk membeli saham Pinehill Company Limited (Grup Pinehill), perusahaan terafiliasi yang 51% sahamnya dimiliki Anthony Salim, pemilik Grup Salim, yang mengendalikan Indofood.  Ironisnya, transaksi ini malah merusak harga saham ICBP dan induknya, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).

Dalam laporan riset RHB, Jumat (14/2/2020), harga saham INDF dan ICBP terkoreksi masing-masing 9% dan 6%, setelah pengumuman related party transaction (RPT) itu menguat. Melalui anak usahanya, ICBP mau mengambil Pinehill, produsen mi instan yang menjual 7,4 miliar bungkus per tahun di Arab Saudi dan Afrika.

“Akuisisi ini akan dimintai pesertujuan pemegang saham minoritas, sehingga harusnya menguntungkan kedua perusahaan,” tulis RHB.

Saat ini, pasar Pinehill adalah Nigeria, Saudi, Turki, Kenya, Maroko, Serbia, and Mesir. Produk Pinehill menjangkau sekitar 500-600 juta orang dan rata-rata pertumbuhan penjualan tahunan mencapai 10% dalam dua tahun terakhir.

Pinehill membayar royalti ke Indofood demi menggunakan merek Indomie dan mengimpor bumbu dari ICBP. Pinehill memiliki empat anak usaha, yakni
Dulfill dengan kepemilikan 49% dan tiga lainnya dengan porsi saham 59%. Sisa saham dipegang oleh mitra lokal perusahaan itu.

RHB menilai transaksi saham Pinehill akan berada di valuasi PER 20 kali, dengan asumsi margin laba bersih perusahaan ini sama seperti ICBP.

Dalam catatan RHB, ini bukan kali pertama ICBP melakukan transaksi akuisisi perusahaan terafiliaso. Pada 2015, perseroan membeli 50% saham Aston Inti Makmur (AIM) pada 2015 senilai Rp 1 triliun, sedangkan sisanya dipegang Indofood dan PT London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), sayap bisnis perkebunan Indofood.

Kala itu, saham INDF turun 6% selama dua pekan, setelah pengumuman akuisisi itu keluar. Selanjutnya, pada 2017, AIM membeli enam lahan di Pluit, Jakarta, Rp 2,2 triliun. Pasar menilai, harga pembelian terlalu mahal, sehingga saham INDF kembali terkoreksi 5%.

Sebelumnya, ICBP mengaku ditawari untuk masuk Pinehill. Per 30 September 2019, Indofood punya kas dan setara kas sebesar Rp 6,05 triliun.

“Untuk menjajaki penawaran tersebut, perseroan akan melakukan uji kelayakan (due diligence) atas Grup Pinehill sebelum memutuskan apakah akan menerima penawaran tersebut atau tidak,” jelas Corporate Secretary ICBP Gideon A Putro, dalam suratnya seperti dikutip dari laman Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dia menjelaskan, pihak yang menyodorkan saham Pinehill untuk dibeli adalah Pinehill Corpora Limited dan Steele Lake Limited, perusahaan afiliasi perseroan yang didirikan berdasarkan hukum negara British Virgin Island. Penawaran sudah diterima Indofood pada Selasa (11/2/2020). (mm2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here