Boncos Triliunan, Anak Usaha Tiga Pilar Gulung Tikar

0
PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (Foto IDX Channel)

Jakarta, Marketmover – PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk tidak lagi mengonsolidasikan laporan keuangan PT Dunia Pangan (DP), anak usaha, pada 2017 dan 2018. Alasannya, DP telah diputuskan pailit.

“Hal itu berdasarkan putusan pengadilan No 11/Pdt.Sus-Pailit/2019/PN.Smg tanggal 6 Mei 2019. Perseroan pun telah melakukan pencadangan atas penurunan nilai investasi sejumlah Rp 893,23 miliar,” kata Direktur Utama PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk, Hengky Koestanto dalam surat resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Kendati demikian, menurut Hengky, hal itu tetap sejalan dengan hasil keputusan RUPSLB tanggal 2 November 2017. Para pemegang saham telah menyetujui rencana divestasi entitas anak perseroan di bidang beras dengan syarat dan ketentuan yang dianggap baik oleh direksi perseroan dengan memperhatikan ketentuan peraturan yang berlaku.

Pada 2017, perseroan mencatat akumulasi kerugian mencapai sebesar Rp 5,48 triliun, defisien modal sebesar Rp 3,34 triliun dan total liabilitas sebesar 269% dari total aset. Pada 2018, akumulasi kerugian sebesar Rp 5,58 triliun, defisiensi modal sebesar Rp 3,45 triliun dan total liabilitas sebesar 290% dari total aset.

“Dengan kondisi keuangan tersebut, salah satu upaya yang dilakukan oleh perseroan dan telah mendapatkan persetujuan pemegang saham pada 9 Agustus 2019 adalah dalam bentuk Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD). Sehubungan dengan hal tersebut, berdasarkan surat Otoritas Jasa Keuangan No.S-10/PM.2/2020 tanggal 21 Februari 2020, pelaksanaan PMTHMETD tersebut telah dapat dilakukan,” jelas Hengky.

Selain itu, dengan telah direstrukturisasinya kewajiban-kewajiban perseroan melalui putusan perdamaian (homologasi) dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Kewajiban-kewajiban yang direstukrisasi tersebut termasuk juga utang obligasi dan sukuk.

“Secara garis besar untuk mengatasi kondisi-kondisi yang menjadi tantangan perseroan, manajemen telah menyusun dan menjalankan langkah-langkah strategis,” kata Hengky.

Langkah strategis pertama, memulihkan kepercayaan pasar terhadap produk-produk dan telah berproduksi secara optimal. Kedua, mengembangkan strategi penjualan dan bekerja sama dengan distributor yang memiliki rekam jejak baik.

Ketiga, mengembangkan produk-produk baru yang inovatif sesuai dengan kebutuhan pasar. Keempat, alokasi biaya yang tepat guna dan optimalisasi sumber daya grup. Kelima, melakukan upaya terbaik terkait dengan penagihan piutang usaha maupun non usaha dan mencari investor strategis untuk meningkatkan modal kerja grup.

Dalam rentang waktu 15 hari, harga saham PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk dengan kode AISA sama sekali tidak ada pergerakan. Pada akhir perdagangan Senin (3/2/2020), AISA ditutup dengan harga Rp 168. Begitu pula pada akhir perdagangan Jumat (21/2/2020), AISA ditutup dengan harga Rp 168. (mm3)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here