Covid-19 Masih Lemahkan IHSG

0
Bursa Efek Indonesia (Foto Balipost.com)

Jakarta, Marketmover – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (25/2/2020) ditutup melemah lantaran dipicu oleh meluasnya wabah Virus Covid-19 di luar China.

IHSG ditutup melemah 19,91 poin atau 0,34% ke posisi 5.784,14. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 0,16 poin atau 0,02% menjadi 941,68.

“IHSG saat ini masih terlihat akan bergerak dalam fase konsolidasi wajar, sedangkan penurunan sudah terlihat cukup terbatas, sehingga potensi penguatan terlihat masih cukup besar,” kata Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya seperti dilansir Antara di Jakarta, Selasa  (25/2/2020).

Saat posisi dibuka melemah, IHSG mayoritas menghabiskan waktu di zona merah hingga penutupan perdagangan saham. Tiga sektor meningkat. Sektor aneka industri naik paling tinggi yaitu 1,76%, diikuti sektor pertanian dan sektor keuangan masing-masing 0,28% dan 0,03%.

Sedangkan tujuh sektor terkoreksi. Sektor industri dasar turun paling dalam yaitu minus 2,86%, diikuti sektor manufaktur dan sektor konsumer masing-masing minus 0,94% dan minus 0,56%.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell sebesar Rp 846,53 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 411.529 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 5,48 miliar lembar saham senilai Rp5,47 triliun. Sebanyak 164 saham naik, 238 saham menurun, dan 140 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei melemah 781,3 poin atau 3,34% ke 22.605,4, Indeks Hang Seng menguat 72,3 poin atau 0,27% ke 26.893,2, dan Indeks Straits Times menguat 16,8 poin atau 0,53% ke 3.159. (mm3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here