KMI Dapat Kucuran Rp 1,36 Triliun dari Mandiri

0
PT KMI Wire and Cable Tbk (foto: kmiwire.com)

Jakarta, Marketmover – PT KMI Wire and Cable Tbk (KMI) menggaet pinjaman dari PT Bank Mandiri Tbk senilai lebih dari Rp 1,36 triliun. Fasilitas pinjaman itu tertuang dalam perjanjian yang diteken Senin (24/2/2020) dan memiliki jangka waktu 12 bulan.

“KMI menerima pinjaman langsung dari Bank Mandiri untuk modal kerja sebesar Rp 1,365 triliun dan treasury line sebesar US$ 10 juta,” jelas Made Yudana, corporate secretary PT KMI Wire and Cable Tbk, dalam suratnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/2/2020).

Tidak dijelaskan secara rinci berapa besaran bunga pinjaman tersebut. “Tingkat bunga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai ketentuan yang berlaku di Bank Mandiri,” papar dia.

Menurut dia, sebagai jaminan untuk pinjaman itu, perseroan memberikan jaminan berupa tanah bangunan, mesin peralatan, persediaan dan piutang usaha sebagaimana dipersyaratkan oleh kreditur berdasarkan perjanjian kredit dengan nilai keseluruhan lebih dari 50%.

“Pinjaman tersebut akan memperkuat kondisi keuangan perseroan terutama untuk modal kerja dalam rangka meningkatkan kinerja perseroan,” jelas Made.

KMI adalah salah satu pemasok kabel listrik berkualitas kepada perusahaan milik negera atau PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). Perusahaan juga merupakan pemasok kabel utama untuk sektor swasta dan industri, yaitu minyak dan gas, pertambangan, berbagai industri dan lainnya, baik secara langsung atau melalui rantai distributor dan reseller nasional.

Per 30 September 2019, pemegang saham KMI mencakup Denham Pte. Ltd. sebanyak 49,83% dan masyarakat (masing-masing di bawah 5%) sebanyak 50,17%.

Per 30 September 2019, KMI mampu meningkatkan pendapatan sekitar 3% dibandingkan dengan periode sama setahun sebelumnya, yakni dari Rp 2,59 triliun menjadi Rp 2,68 triliun. Namun, emiten berkode saham KBLI ini mampu mendongkrak laba bersih sebesar 148%, yakni dari Rp 104,82 miliar menjadi Rp 259,87 miliar.

Sementara itu, KBLI ditutup melemah 4,24% pada perdagangan Rabu (26/2/2020), yakni dari Rp 472 menjadi Rp 452. (mm1)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here