RD Minna Padi Bubar, Saham Waskita dan Wika Ambyar

0
Ilustrasi perdagangan saham (netralnews)

Jakarta, Marketmover – Pembubaran reksa dana (RD) Minna Padi membuat saham PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) turun tajam belakangan ini. Maklum, dua saham itu menjadi portofolio RD saham Minna Padi yang dibubarkan.

Dalam laporan riset RHB, belum lama ini, disebutkan, saham WSKT ambles 20% selama 20 hari, karena dipegang oleh RD bermasalah. RHB memang tak menyebutkan nama RD itu. Akan tetapi, publik tahu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah meminta Minna Padi membubarkan enam RD lantaran menjanjikan return pasti.

Adapun saham WIKA turun sekitar 11%. Saham PT PP juga ambruk 20% selama 20 hari. “Kami prediksi tekanan jual saham konstruksi berkurang setelah pertengahan Februari 2020, begitu pembubaran RD bermasalah selesai,” tulis RHB.

RHB masih mempertahankan rekomendasi overweight saham konstruksi nasional. Faktor penopang saham sektor ini adalah digebernya proyek infrastruktur pemerintah, seperti HSR Jakarta-Bandung, SPAM, dan MRT Fase II.

Selain itu, RHB menilai, pembayaran proyek turnkey bakal memperkuat kas perusahaan konstruksi. Beberapa inisiatif lain juga dilakukan pemain konstruksi untuk memperbaiki neraca.

Pembubaran sejumlah RD menjadi salah satu faktor yang menggencet indeks harga saham gabungan (IHSG), belakangan ini. “Memang indeks bergerak anomali. Kami duga ada imbas dari rebalancing sejumlah portofolio reksa dana,” ujar Hans Kwee, direktur Anugerah Mega Investama.

Menurut dia, seharusnya indeks bergerak naik, setelah Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) meneken kesepakatan fase pertama perang dagang pada 15 Januari lalu. Akan tetapi, faktanya, indeks malah tertekan. (mm2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here