Ekonomi Global Terancam, Wika Gedung Berpotensi Merugi

0
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (Foto Bisnis)

Jakarta, Marketmover – PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (Wika Gedung) dengan kode saham WEGE berpotensi merugi pada tahun ini karena ada faktor penundaan atau pembatalan tender proyek. Hal itu disebabkan ekonomi global terancam. Kemudian, penurunan nilai piutang dan penghapusan buku pesanan.

“Saat ini harga saham WEGE merefleksikan perkiraan PE Tahun 2020 sebesar 3,6 kali. Harga saham telah turun 35% year to date. Pendapatan Wika Gedung pada 2019 turun menjadi Rp 4,56 triliun, dibandingkan perolehan tahun 2018 yang mencapai Rp 5,82 triliun,” jelas analis Sinarmas Sekuritas, Anthony Angkawijaya dalam laporan riset PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk di Jakarta, belum lama ini.

Anthony mengaku belum menyesuaikan perkiraan untuk Wika Gedung. “Sebab,  kami ingin mengamati bagaimana situasi berlangsung selama beberapa bulan ke depan di tengah masalah global seperti Covid-19 dan perang harga minyak, walaupun risiko penurunan peringkat pendapatan, risiko /imbalan tetap menarik pada harga saat ini,” ujar Anthony.

Namun, Wika Gedung berpotensi meraup kontrak besar dari relokasi Ibukota Republik Indonesia dari DKI Jakarta ke Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Ekspektasi tersebut mendorong Sinarmas Sekuritas memperkirakan lonjakan pendapatan menjadi Rp 7,56 triliun tahun ini, dibandingkan perolehan tahun lalu senilai Rp 4,56 triliun. Laba bersih juga diharapkan bertumbuh menjadi Rp 527 miliar, dibandingkan perolehan tahun 2019 senilai Rp 452 miliar.

Sinarmas Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham WEGE yang memiliki target harga Rp 480. Hingga akhir 2019, Wijaya Gedung mencatatkan pertumbuhan laba bersih menjadi Rp 456,37 miliar, dibandingkan periode sama tahun sebelumnnya Rp 444 miliar.

Dalam perdagangan Selasa (17/3/2020), harga saham WEGE turun 6,41% dari harga Rp 156 ke Rp 146. Sebanyak 26 juta saham ditransaksikan satu kali dengan nilai Rp 3,65 miliar. Menurut RTI Business, Wika Gedung memiliki kapitalisasi pasar Rp 1,42 triliun. (mm3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here