Harga Lagi Murah, Waktunya Tabrak Saham TOWR

0
Ilustrasi menara (selular.id)

Jakarta, Marketmover – Saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) ambles 24% sepanjang tahun ini. Citi menganggap sekarang adalah waktu tepat untuk menubruk saham TOWR, yang mayoritas dipegang Grup Djarum.

Citi menilai prospek bisnis emiten menara telekomunikasi Indonesia masih bagus. Alhasil, Citi menaikkan rekomendasi saham PT Tower Bersama Infrastrucutre Tbk (TBIG) menjadi beli, setelah turun 40%.

Akan tetapi, Citi lebih memilih saham TOWR di sektor ini dan menganggap koreksi harga membuka pintu masuk ke barang ini.

“Di tengah wabah Covid-19, investor mencemaskan prospek saham menara telko dari pertumbuhan menjadi risiko bisnis dan terancamnya neraca akibat pengetatan pasar kredit,” tulis Citi, Kamis (26/3/2020).

Citi sudah melakukan stress test terhadap emiten menara telko Indonesia dalam hal neraca, kinerja mitra, dan pertumbuhan laba bersih. Hasilnya, potensi risiko bakal bisa dikendalikan oleh para pemain menara telko.

Soal neraca, Citi menilai, eksposur dolar ke semiten sektor ini rendah, sedangkan agenda refinancing sudah terjadwal dengan baik. Risiko ke mitra bisnis rendah, sedangkan risiko penurunan laba bersih tidak bisa dihindari. Akan tetapi, besarannya diprediksi tidak terlalu tajam.

“Kami melihat pertumbuhan bisnis menara di Indonesia terus terjadi, didorong masih rendahnya penetrasi di luar Jawa. Valuasi saham menara telko juga menarik, yakni -2 SD deviasi, sedangkan dividen besar kemungkinan besar tetap dipertahankan,” tulis Citi.

Kemarin, saham TBIG naik 14% menjadi Rp 850, sedangkan TOWR 7,9% menjadi Rp 680. Ini seiring rebound kuat IHSG dengan penguatan 10.1% ke level 4.338. (mm2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here