Pasar Lagi Bobrok, Empat Perusahaan Nekat IPO

0
Ilustrasi pasar saham (kanal24.co.id)

Jakarta, Marketmover – Sebanyak empat perusahaan nekat menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) dan mencatatkan saham (listing) di Bursa Efek Indonesia, kendati pasar sedang bobrok dihantam wabah korona. Sepanjang 2020, indeks harga saham gabungan (IHSG) turun 13,7% ke level 5.519.

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), empat perusahaan itu adalah PT Makmur Berkah Amanda Tbk, PT Metro Healthcare Indonesia Tbk, PT Esta Multi Usaha Tbk, dan PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk. Makmur menggelar IPO pada 3-6 Maret 2020, dengan harga pelaksanaan Rp 110. Jumlah saham yang dilepas dalam IPO 585 juta, sehingga dana yang diraih Rp 64,3 miliar. Listing dijadwalkan berlangsunng 13 Maret 2020.

Metro Healthcare menggelar IPO pada 3-9 Maret 2020, dengan harga pelaksanaan Rp 103. Total saham yang dilepas 10 miliar, sehingga dana yang diraih Rp 1 triliun. Listing akan digelar pada 13 Maret 2020.

Lanjut ada Esta Multi Usaha yang melangsungkan IPO pada 3 Maret 2020 dengan harga Rp 120. Jumlah saham yang dilepas 200 juta, sehingga dana yang masuk Rp 24 miliar. Listing dijadwalkan berlangsung pada 9 Maret 2020.

Terakhir, Batulicin Nusantara melangsungkan IPO pada 3 Maret 2020 dengan harga pelaksanaan Rp 105. Jumlah saham yang dirilis 700 juta, sehingga dana yang masuk mencapai Rp 73,5 miliar. Perseroan juga melepas waran dengan harga tebus Rp 126. Listing akan berlangsung 9 Maret 2020.

Sebelumnya, pasar saham nasional digegerkan dengan ditundanya listing Nara Hotel Internasional Tbk. Perseroan akhirnya mengembalikan seluruh dana IPO kepada investor, Senin (17/2/2020). Itu artinya, perseroan gagal melaksanakan IPO dan mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Hal itu diungkapkan Direktur Utama Magenta Kapital Sekuritas Indonesia, penjamin pelaksana emisi IPO Nara, Hoksan Sinaga dalam surat kepada seluruh investor IPO Nara Hotel tertanggal 14 Februari 2020.

Nara Hotel Internasional (NARA) sedianya listing di BEI, Jumat (7/2/2020). Namun, aksi itu batal, karena investor protes permintaan saham selama masa pooling dipenuhi semua oleh Nara Hotel. Nara Hotel menetapkan harga pelaksanaan IPO saham Rp 101. Perseroan melepas 2 miliar saham atau 20%, sehingga total dana yang diraih Rp 202 miliar. (mm2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here