Harga IPO Rp 350, Cashlez Terima Dana Rp 87,5 Miliar

0
Ilustrasi pasar saham (kanal24.co.id)

Jakarta, Marketmover – Harga pelaksanaan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) PT Cashlez Worldwide Indonesia Rp 350 per saham. Total saham yang dilepas 250 juta atau 17,5%, sehingga dana yang masuk ke perseroan Rp 87,5 miliar.

Perseroan juga akan melepas waran seri I sebanyak 250 juta atau 21,2% dari saham saat pendaftaran IPO, dengan rasio 1:1. Harga pelaksanaan waran Rp 500, yang berlaku mulai 2 November 2020 sampai 3 Mei 2021. Perseroan menargetkan dana hasil pelaksanaan waran Rp 125 miliar.

Dalam prospektus IPO Cashlez yang dilihat Senin (27/4/2020), sebesar 61,3% dana IPO digunakan untuk mengambil 51% saham PT Softorb Technology Indonesia (STI). Perinciannya, sebanyak 10,35% diambil dari PT Global Integrasi Prima, 33,5% dari Suwandi, dan 7,15% dari Rendy Ardilles. Sisanya sebesar 38,69% untuk modal kerja perseroan.

Cashlez bergerak pada bidang jasa payment financial technology dan pembayaran digital. Pendeknya, perseroan menjembatani transaksi pelanggan dengan merchant, yang kemudian meneruskan transaksi ke prosesor pembayaran bank.

Perseroan mendapatkan pernyataan efektif IPO dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 24 April 2020, lalu penawaran umum digelar 27 April 2020. Listing saham dan waran dijadwalkan berlangsung 4 Mei 2020.

“Sinarmas Sekuritas menjadi penjamin pelaksana emisi efek IPO Cashlez,” tulis prospektus itu. (mm2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here