Indofood CBP Diprediksi Lolos dari Gempuran Wabah

0
Ilustrasi Indofood (Industry.co.id)

Jakarta, Marketmover – PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) diprediksi bisa lolos dari gempuran wabah Covid-19. Perseroan diyaksir masih bisa mencetak pertumbuhan pendapatan dan laba bersih tahun ini.

Danareksa menilai, penjualan mi instan bakal stabil di tengah wabah tersebut. Demikian pula dengan penjualan susu, seiring naiknya kesadaran masyrakat akan kesehatan.

“Kami mempertahankan proyeksi pertumbuhan pendapatan sebesar 9% tahun ini. Dari sisi suplai, perseroan memiliki kapasitas untuk menjaga ketersediaan produk,” tulis Danareksa dalam laporan riset, 30 Maret 2020.

Selain itu, Danareksa menilai, beberapa stimulus pemerintah antara lain transfer dana PKH Rp 200 ribu mulai Maret hingga enam bulan ke depan dan kartu prakerja bisa menguntungkan perusahaan milik Grup Salim ini.

Di sisi lain, awal 2020, Danareksa mencatat, harga beberapa bahan baku naik, antara lain tepung sebesar 17%, CPO 17%, susu 5%, dan gula 14%. Apalagi, rupiah melemah 14% sepanjang tahun ini.

Alhasil, Danareksa menganggap tekanan ke perusahaan barang konsumsi bakal meningkat. Danareksa pun mengestimasikan margin laba kotor rendah tahun ini, 33,4% dibandingkan tahun lalu 34,1%. Seiring dengan itu, proyeksi pertumbuhan laba bersih dipangkas dari 7% menjadi 2,6%.

Danareksa mempertahankan rekomendasi buy saham ICBP dengan target harga Rp 11.600. Broker ini memprediksi pendapatan dan laba bersih perseroan tahun ini masing-masing Rp 46 triliun dan Rp 5,3 triliun, dibandingkan tahun lalu Rp 42,2 triliun dan Rp 5 triliun.

Kemarin, saham ICBP turun 0,7% ke level Rp 10.150. Sepanjang tahun ini, saham ICBP hanya turun 8,9%, lebih rendah dari indeks harga saham gabungan sebesar 29%. (mm2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here