Masuk April, Indeks Masih Labil

0

Jakarta, Marketmover – Indeks harga saham gabungan (IHSG) masih labih memasuki April 2020, menjelang dirilisnya data tenaga kerja Amerika Serikat (AS). Apalagi, garis downtrend patah sejak awal tahun ini.

“Ada dua downtrend line yang masih menjadi penanda tekanan bearish belum berakhir. Hari ini, analis teknikal menyukai saham BRPT, ITMG, GGRM dengan rating trading buy, dan GIAA dengan rating trading sell,” tulis Samuel Sekuritas, Selasa (31/3/2020).

Berdasarkan data D’Origin, indeks kemarin naik 2,8% ke level 4.538. Volume perdagangan saham mencapai 6,8 miliar senilai Rp 7,9 triliun. Asing net sell Rp 308,9 miliar. Asing net sell di BBRI, INDF, BBCA, MDKA, BTPS, dan GGRM, sedangkan net buy di BBNI, PTBA, ADRO, CPIN, dan UNTR.

Top gainer kemarin adalah saham SAMF dengan kenaikan 35% menjadi Rp 162, lalu ACST 34,8% ke level Rp 232, PNLF 34,18% ke level Rp 212, ALKA 24,6% menjadi Rp 374, dan ARTO 24,5% menjadi Rp 735. Sementara itu, top losers terdiri atas saham PEGE, TRST, MAPA, HRME, dan KIJA. Penurunannya sekitar 6,8%.

Support indeks hari ini 4.450, 4,350, sedangkan resistance 4.625, 4.680,” tulis D’Oigin. (mm2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here