Mau Beli Saham Texas Chicken? Baca Ini

0
Gerai Texas Chicken (foto: FB Texasindonesia)

Jakarta, Marketmover – PT Cipta Selera Murni Tbk (Texas Chicken) berencana menggunakan dana dari hasil penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) untuk menambah lima gerai, sekaligus merenovasi lima gerai yang sudah ada. Dari IPO, perusahaan yang bergerak di bidang restoran dan perdagangan ini menargetkan dana Rp 36,07 miliar.

Saat ini, Texas Chicken mengoperasikan 37 gerai yang tersebar di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

“Sekitar 70% akan digunakan untuk meningkatkan kinerja perseroan dengan memperluas jaringan usaha, khususnya di beberapa kota yang memiliki potensi besar di Sumatera, Sulawesi, dan Kalimantan,” dikutip dari prospektus  PT Cipta Selera Murni Tbk, yang dilansir, baru-baru ini.

Dari jumlah tersebut, dibagi menjadi dua, yakni untuk pembukaan lima gerai baru dan untuk merenovasi lima gerai yang sudah ada sebelumnya. “Sekitar 30% akan digunakan untuk modal kerja perseroan, terutama untuk pembayaran kepada pemasok, franchisor dan keperluan terkait gerai-gerai yang telah beroperasional saat ini dan yang akan datang,” kata manajemen Texas Chicken.

Perseroan melepas 184.061.500 saham baru bernominal Rp 50 dengan harga penawaran Rp 196. Artinya, jumlah dana IPO yang akan terkumpul sebesar Rp 36.076.054.000.

Harga penawaran mencuat setelah mempertimbangkan masa penawaran awal (book building) yang dilaksanakan pada 17 – 23 Maret 2020. Saat itu, harga yang mencuat berkisar Rp 150-250. Namun, akhirnya perseroan bersama penjamin emisi efek menyepakati harga penawaran Rp 196.

Perseroan menunjuk PT Sucor Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Bila tidak aral melintang, Texas Chicken melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 9 April 2020.

Per 30 September 2019, penjualan Texas Chicken tercatat sebesar Rp 155,43 miliar, lebih rendah dibandingkan dengan periode sama 2018 yang sebesar Rp 174,40 miliar. Sementara itu, Texas Chicken mampu memperkecil kerugian, dari Rp 13,88 miliar menjadi Rp 7,35 miliar. (mm1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here