Akibat Covid-19, Presales BSD 2020 Diprediksi Turun 11%

0
PT Bumi Serpong Damai Tbk (Foto Industry.co.id)

Jakarta, Marketmover – Prapenjualan (presales) PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSD) pada 2020 diprediksi turun 11% year on year (yoy) menjadi Rp 5,8 triliun lantaran pandemi Covid-19.

“Prediksi kami presales BSD adalah masing-masing 40%, 25%, 10% lebih rendah pada kuartal 2, kuartal 3, dan kuartal 4 2020,” kata analis Sinarmas Sekuritas, Richardson Raymond dalam laporan riset tentang BSD, Senin (4/5/2020).

Richardson berharap presales bisa meningkat perlahan pada kuartal 3 2020 dan menjadi lebih baik pada kuartal 4 2020.

Selain itu, Richardson memperkirakan pendapatan BSD turun 23% pada 2020. Kondisi itu secara langsung dipengaruhi aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dari Pemerintah Indonesia.

“Kami percaya vaksin atau obat yang efektif untuk Covid-19 sangat diperlukan. Tujuannya untuk mengembangkan semua bisnis, sehingga perekonomian bisa pulih,” jelas Richardson.

Daya beli masyarakat tidak akan pulih sebelum obat Covid-19 ditemukan. Masyarakat cenderung untuk berhemat sampai kondisi benar-benar normal. Mereka tidak berani mengeluarkan uang, termasuk membeli properti.

Richardson menjelaskan, presales tiga bulan pertama 2020 belum mencerminkan dampak Covid-19. Namun, diharapkan ada revisi setelah melihat hasil kuartal 1 2020. Presales tercatat sebesar Rp 1,8 triliun (+ 15% YoY) dan mencapai 25% dari target presales  perusahaan pada 2020 yaitu sebesar Rp 7,2 triliun.

Presales didukung oleh banyaknya peluncuran unit rumah selama periode tersebut dan beberapa lahan petak kavling yang salah satunya (Rp 225 miliar) dijual kepada Pemerintah Indonesia terkait dengan jalan tol Serpong-Balaraja. Berdasarkan segmen, perumahan dan ruko masing-masing membukukan pertumbuhan 59% dan 214% yoy. Sementara itu, penjualan apartemen menurun 86% yoy.

“Kami berharap BSD akan merevisi target presales 2020 setelah melihat kondisi ekonomi yang lebih lemah pada kuartal 2 2020,” jelas Richardson.

BSD juga menawarkan diskon harga untuk unit yang diluncurkan sebelum 2019 dalam upaya meningkatkan monetisasi inventaris.

“Kami mempertahankan rekomendasi beli dengan target harga yang lebih rendah. Kami menurunkan target harga untuk BSD menjadi Rp 1.025 yang mencerminkan diskon 75% untuk NAV dan 0,6 kali PBV 2020. Saat ini, BSD diperdagangkan pada penilaian yang tidak menuntut sebesar 0,4 kali PBV,” jelas Richardson.

Menurut Richardson, BSD harus bisa bertahan pada kondisi saat ini. Kondisi itu didukung dengan neraca tetap sehat, posisi tunai yang kuat, lindung nilai alami utang, dan tidak ada hutang besar dalam jangka pendek.

Perusahaan telah mempertahankan arus kas dan menjaga likuiditas. Perusahaan sementara menghentikan pengembangan konstruksi proyek yang baru diluncurkan dan menghentikan rencana akuisisi lahan untuk tahun ini.

PT Bumi Serpong Damai Tbk dengan kode saham BSDE memiliki kapitalisasi pasar Rp 12,80 triliun. Dalam perdagangan Rabu (6/5/2020), harga saham BSDE ditutup melemah minus 0,74%, dari harga Rp 675 ke Rp 670. (mm3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here