Arah Kinerja MAP 2020 Tak Jelas

0
Ilustrasi gerai MAP Aktif Adiperkasa (foto: FB MAP Active)

Jakarta, Marketmover – Arah kinerja keuangan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) pada 2020 tak jelas, seiring mencuatnya wabah Covid-19, yang memicu pemberlakuan penerapan sosial berskala besar (PSBB) di beberapa daerah. Alhasil, emiten berkode saham MAPI itu terpaksa menutup beberapa gerai, yang memang tak melayani kebutuhan pokok.

Danareksa mencatat, trafik mal, tempat gerai-gerai MAP berdiri hancur sejak akhir Maret 2020. Manajemen memprediksi trafik bakal lebih jeblok lagi memasuki April dan bulan-bulan berikutnya, seiring belum jelasnya kapan wabah ini berakhir.

“Memang, perseroan melaporkan lonjakan kenaikan penjualan melalui platform digital hingga 160%. Tetapi, ini tak cukup untuk menutupi amblesnya penjualan toko offline,” tulis Danareksa dalam laporan riset, belum lama ini.

Manajemen MAP diharapkan bisa memberikan penerawangan kondisi bisnis dalam beberapa minggu ini. Yang jelas, situasi berat ini memicu terjadinya realokasi sumber daya dan fokus menjaga arus kas.

Danareksa masih mempertahankan rekomendasi buy saham MAPI dengan target harga Rp 925. Pendapatan dan laba bersih tahun ini ditaksir mencapai Rp 21,9 triliun dan Rp 868 miliar dari 2019 Rp 21,5 triliun dan Rp 933 miliar. Jumat pekan lalu, saham MAPI turun 0,7% ke level Rp 695. (mm2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here