Kelapa Sawit Sumbang 83% Pendapatan DSN

0
PT Dharma Satya Nusantara Tbk (Foto DOK DSN)

Jakarta, Marketmover – Penjualan kelapa sawit menyumbang Rp 1,32 triliun atau 83% untuk pendapatan PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSN) pada kuartal I tahun 2020. Pendapatan perseroan sebesar Rp 1,59 triliun atau naik 16% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kondisi itu disebabkan oleh lonjakan harga jual rata-rata CPO perseroan sebesar 35% dibandingkan kuartal I tahun lalu.

Harga jual rata-rata CPO perseroan pada kuartal I 2020 sebesar Rp 8,3 juta per ton naik signifikan dibandingkan harga jual rata-rata tiga bulan pertama tahun lalu sebesar Rp 6,1 juta per ton yang didorong oleh turunnya stok minyak sawit Malaysia dan Indonesia, serta tingginya permintaan akibat kebijakan mandatory biodiesel B30.

Pada kuartal I tahun ini, Direktur Utama DSN, Andrianto Oetomo mengatakan, kinerja finansial perseroan terbantu oleh kenaikan harga CPO. Sejak kuartal IV tahun lalu sampai awal tahun, harga CPO sudah mulai rally akibat berkurangnya stok minyak sawit di Malaysia dan Indonesia.

Menurut Andrianto Oetomo, DSN mendulang laba kuartal I tahun 2020 sebesar Rp 82 miliar, naik 25% dibandingkan laba periode yang sama tahun lalu.

“Pada kuartal I tahun ini, kinerja finansial kami menikmati manfaat dari kenaikan harga CPO. Namun,pandemi Covid-19 yang mulai menunjukkan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia maupun dunia di kuartal II ini, kami mengambil sikap waspada dengan terus menerus memonitor perkembangan yang terjadi supaya dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna memitigasi dampak buruk pandemi Covid-19 ini terhadap semua lini usaha kami,” kata Andrianto Oetomo dalam keterangan tertulis melalui Bursa Efek Indonesia, Kamis (30/4)/2020 .

Pada kuartal I 2020, perseroan mencatat perolehan EBITDA sebesar Rp 436 miliar, naik 37% dibandingkan EBITDA pada kuartal I 2019, dengan margin EBITDA 1Q2020 sebesar 27%, lebih tinggi daripada margin EBITDA 1Q2019 sebesar 23%.

Dari sisi kinerja operasional, pada 1Q2020 perseroan mencatat produksi CPO sebesar 153 ribu ton, naik 18% dibandingkan kuartal I 2019. Perseroan juga mampu meningkatkan kinerja pabrik kelapa sawit melalui kenaikan tingkat ekstraksi minyak sawit menjadi 24% pada 1Q2020 dibandingkan kuartal I 2019 sebesar 23%.

Sedangkan, volume penjualan minyak sawit perseroan pada kuartal I 2020 turun 14% menjadi 143 ribu ton dibandingkan kuartal I 2019 sebesar 166 ribu ton. Penurunan ini terjadi karena pada periode

Kuartal I 2019 yang lalu, volume penjualan juga mencakup sisa stok CPO pada akhir tahun 2018 yang jumlahnya cukup signifikan. Selain itu, pada akhir Maret 2020, sempat terjadi keterlambatan pada kapal pengangkut CPO yang berdampak pada tertahannya pengiriman CPO pada akhir Maret 2020.

Sementara itu, untuk segmen produk kayu, perseroan mencatat adanya kenaikan volume penjualan untuk produk panel pada kuartal I 2020, sebesar 16% menjadi 26 ribu m3 dan engineered floorings naik 4% menjadi 239 ribu m2, akibat meningkatnya permintaan dari negara tujuan ekspor, khususnya permintaan produk panel dari Jepang.

PT Dharma Satya Nusantara Tbk dengan kode saham DSNG memiliki kapitalisasi pasar Rp 3,48 triliun. Dalam perdagangan Kamis (30/4/2020), harga saham DSNG ditutup menguat 2,50%, dari harga Rp 320 naik ke harga Rp 328. Sebanyak 665,60 ribu saham DSNG diperdagangkan 35 kali di BEI senilai Rp 213,56 juta. (mm3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here